Dicari Seharian Usai Keluar Rumah Sejak Dini Hari, Nenek di Blitar Ditemukan Mengapung dalam Sumur

Nenek Misni (60), yang keluar rumah sejak subuh dan dicari anggota keluarganya seharian justru ditemukan sudah mengapung di dalam sumur itu, Kamis (4/11/2021) sore. Tubuh perempuan tua itu sudah mengapung di permukaan air sumur yang tidak terlalu dalam. Tentu saja korban sudah meninggal, meski kematiannya membuat kaget semua orang.

Mbah Misni belum pikun sehingga seharusnya tidak lupa kalau ada sumur yang tidak terpakai di dekat sawah di belakang rumahnya. Temuan mayat korban itu pun dilaporkan ke Polsek Wates. "Kami belum bisa menduga duga mengapa korban sampai mengalami kejadian seperti itu.

Sebab, tidak ditemukan kejanggalan atas peristiwa tersebut," ujar Kapolsek Wates, Iptu Suharianto. Bukan hanya warga yang heran atas kejadian itu, namun keluarganya sendiri juga demikian. Sebab, pagi itu atau usai subuh, korban sudah keluar rumah tanpa diketahui tujuannya ke mana.

Kebiasaan itu sering dilakukan korban namun tak lama kemudian sudah kembali. Namun, kali ini tidak seperti biasanya karena hingga tengah hari korban belum pulang. Sehingga keluarganya mulai bingung dan mencarinya kemana mana.

"Saat itu keluarganya sudah mulai panik dan mencarinya. Termasuk juga sudah ditanyakan ke tetangganya namun tak ada yang tahu. Malah ada yang bilang, sejak pagi itu mereka tidak melihat korban," paparnya.

Karena tidak diketahui jejaknya ke mana, anak dan menantunya panik. Bahkan para tetangga yang ikut mencari ke mana mana, ikut cemas. Di tengah kepanikan itu, mendadak Supri (46), anak korban, tergerak untuk berjalan menuju ke sumur yang ada di belakang rumahnya.

Sumur itu hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumahnya namun berada di persawahan dan sudah tak terpakai. Bahkan, airnya juga tidak dalam. "Ternyata, begitu dilihatnya, korban sudah terapung.

Memang sumur itu tak ada pengamannya seperti penutupnya. Bahkan bibir sumurnya juga rata dengan tanah di atasnya. Tidak seperti sumur kebanyakan, yang atasnya ditembok melingkar," pungkasnya.

Kemungkinan, korban tidak melihat kalau ia sudah berjalan terlalu dekat ke bibir sumur, apalagi saat itu masih subuh sehingga suasana masih agak gelap. Selain itu, rerumputan membuat bibir sumur tidak terlihat sehingga kemungkinan korban tersandung atau tercebur saat berjalan.

Tinggalkan Balasan