Hyundai Creta Usung Teknologi Bluelink, Ini Fitur Keselamatan yang Ditawarkan untuk Pemilik Mobil

Hyundai menghadirkan teknologi Bluelink pada produk SUV terbarunya yaitu Creta yang diluncurkan pada ajang GIIAS 2021 di ICE BSD, Tangerang. General Manager Service Department PT Hyundai Motors Indonesia Putra Samiaji menyebutkan, fitur ini merupakan sebuah inovasi Connected Car Service dari Hyundai. "Melalui fitur ini pemilik mobil Hyundai Creta dapat selalu terhubung dengan mobil melalui smartphone milik mereka," kata Putra di ICE BSD, Tangerang, Senin (15/11/2021).

Teknologi Bluelink memiliki fitur yang memudahkan pemilik Hyundai Creta sebelum atau sesudah melakukan perjalanan seperti dapat menghidupkan dan mematikan mesin dari jarak jauh dengan smartphone. Kemudian teknologi ini juga dapat mengatur suhu kabin dengan menghidupkan AC mobil, mengunci atau membuka kunci pintu, menyalakan klakson, mematikan atau menghidupkan lampu dan dapat melakukan tracking lokasi mobil. Tidak hanya memberikan kemudahan, Putra juga menyebutkan, Bluelink ini juga menyediakan fitur kenyamanan dan keamanan untuk pemilik mobil Hyundai Creta.

"Salah satu fitur keselamatan yang ada pada Bluelink ini yaitu Auto Collision Notification (ACN) yang memungkikan kendaraan secara otomoatis menghubungi call center ketika terjadi kecelakaan," kata Putra. Kemudian ada fitur Save Our Soul (SOS) yang memungkinkan pemilik mobil melakukan panggilan kepada call center tanpa smartphone apabila membutuhkan pertolongan ambulance atau Polisi. "Selain itu fitur keamanan lainnya yaitu Roadside Assistance (RSA). Fitur ini dapat digunakan pemilik mobil apabila ada keadaan darurat seperti membutuhkan jasa perbaikan darurat dan towing kendaraan," ujar Putra.

Semua fitur ini terhubung pada Hyundai Creta dan juga call center yang berada di kantor Hyundai. Sehingga dapat digunakan pemilik mobil kapanpun. Selanjutnya Bluelink juga memberikan fitur keamanan. Menurut Putra, fitur keamanan pada Bluelink ini diantaranya Stolen Vehicle Immobilize (SVI) yang memungkinkan call center melakukan non aktif pada kendaraan.

"Jadi apabila kendaraan ini dicuri, call center atas permintaan pemilik mobil yang terverifikasi dan disertai dengan laporan kehilangan dapat mematikan mobil dari jarak jauh," ucap Putra. Ketika mobil berhenti, lanjut Putra, maka call center akan menonaktifkan mobil sehingga tidak dapat lagi dihidupkan. "Selain itu ada juga fitur Stolen Vehicle Tracker (SVT) yang mampu melakukan tracking saat kendaraan dicuri, sehingga mobil dapat diketahui keberadaannya," ujar Putra.

Tinggalkan Balasan